IHSG Bakal Positif di Akhir 2015, Amati Tujuh Saham Pilihan

HERMEDIA.org Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Penguatan IHSG akan ditopang dari aksi window dressing atau upaya manajer investasi memoles kinerja portofolio saham yang dimilik sehingga dapat mengangkat harga saham.

Kepala Riset PT Koneksi Kapital Alfred Nainggolan menuturkan, IHSG dapat melanjutkan penguatan dengan kisaran 4.520-4.645. IHSG menguat didorong dari aksi window dressing.



"Meski bursa saham Asia nanti melemah, aksi window dressing dapat memicu penguatan IHSG. Window dressing menjadi sentimen utama yang mendorong IHSG. Ada upaya untuk mengangkat harga saham agar kinerja portofolio saham pada 2015 tidak terlalu negatif dan naik sedikit," kata Alfred saat dihubungi Hermedia.org, Rabu (30/12/2015).
Ia menambahkan, jadi apa pun sentimen negatif yang terjadi maka aksi window dressing dapat menopang IHSG.

Sementara itu, Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko mengatakan, secara teknikal pihaknya melihat kalau optimisme kembali terjadi ke IHSG menjelang akhir tahun. IHSG diperkirakan bergerak positif untuk menuju level psikologis berikutnya 4.620.

Sedangkan Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan IHSG berusaha menguat pada penutupan perdagangan saham 2015. IHSG mencoba target resistance di 4.608 dan support 4.511.

Rekomendasi Saham

William memilih saham yang dapat dicermati pelaku pasar seperti saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF).

Sedangkan Yuganur memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), INDF, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Rekomendasi Teknikal

Yuganur memilih saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk untuk dicermati pelaku pasar. Secara teknikal konsolidasi dalam perbaikan untuk saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk dapat digunakan sebagai akumulasi untuk kontinuasi kenaikan jangka panjang menengah dan pendek berikutnya ke level Rp 5.500.

Ia merekomendasikan masuk saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk di level pertama Rp 5.050, level kedua Rp 4.950, dan cut loss point Rp 4.850. (Ahm/Igw)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »